PENGARUH HEXAGON THEORY TERHADAP FRAUDULENT FINANCIAL STATEMENT

dc.contributor.authorLaurencia, Rachel
dc.date.accessioned2026-10-29T08:49:40Z
dc.date.available2026-10-29T08:49:40Z
dc.date.issued2024-09-18
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh dari target finansial, tekanan dari luar, pergantian direktur, pengawaran yang tidak efektif, karakteristik industri, pergantian auditor, dan frekuensi kemunculan gambar CEO terhadap kecurangan dalam laporan keuangan. Bentuk penelitian yang digunakan adalah kausalitas. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2020 – 2022.Terdapat 152 perusahaan yang terpilih sebagai sampel dengan menggunakkan metode purposive sampling. Uji dan analisis sampel tersebut dilakukan menggunakan regresi linear. Penelitian ini menunjukan bahwa target finansial dan karakteristik industri memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kecurangan dalam laporan keuangan. Namun, tekanan dari luar, pergantian direktur, pengawasan yang tidak efektif, pergantian auditor, dan frekuensi kemunculan gambar CEO tidak memiliki pengaruh terhadap kecurangan dalam laporan keuangan.
dc.identifier.urihttps://repository.tsm.ac.id/handle/123456789/1127
dc.publisherSekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti
dc.titlePENGARUH HEXAGON THEORY TERHADAP FRAUDULENT FINANCIAL STATEMENT
dc.typeThesis
Files
Collections